Monday, October 28, 2019

MANAJEMEN WAKTU

MANAJEMEN WAKTU
PEKERJAAN PENGEMBANGAN
APLIKASI KEPEGAWAIAN TAHUN ANGGARAN 2012

Nama  : Isnaini Nurul KurniaSari
NRP    : 05111740000010
Kelas  : MPPL-E

Manajemen waktu atau disebut juga project time management adalah pengelolaan aktivitas atau proses-proses berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek, sesuai dengan waktu yang disesuaikan. Aktivitas dan peralatan dalam proyek manajemen waktu didokumentasikan di dalam rencana manajemen jadwal. Berikut ini adalah Manajemen waktu dalam proyek perangkat lunak dalam pekerjaan pengembangan aplikasi kepegawaian tahun Anggaran 2012 :



Berikut ini adalah Penjadwalan Aplikasi Kepegawaian Tahun Anggaran 2012 :

Monday, October 14, 2019

Manajemen Scope Proyek

Manajemen Scope Proyek

Nama Kelompok :
1. Isnaini Nurul KurniaSari (05111740000010)
2. Celia Chintara Yuwine (05111740000058)
3. Zahrul Zizki Dinanto (05111740000168)

Project Scope Management adalah suatu kegiatan untuk meyakinkan bahwa semua kegiatan yang dilakukan telah mencakupi semua requirement yang telah didefinisikan, dan tidak terdapat kegiatan tambahan yang tidak berhubungan dengan requirement.

Berikut ini adalah Project Scope Management 

Thursday, October 3, 2019

Kerangka Acuan Kerja KAK (TOR)

Kerangka Acuan Kerja KAK (TOR)

Nama Kelompok :
1. Isnaini Nurul KurniaSari (05111740000010)
2. Celia Chintara Yuwine (05111740000058)
3. Aisyah Tria Nur Amini (05111740000092)

KAK adalah suatu dokumen yang menginformasikan gambaran umum dan penjelasan mengenai keluaran kegiatan yang akan dicapai setelah proyek dilaksanakan.


Berikut ini adalah Kerangka Acuan Kerja (KAK) proyek pengelolaan sistem informasi e-Health Kota Surabaya : 


Wednesday, September 25, 2019

Vending Machine

PBO-Soal Latihan-Vending Machine


Vending Machine adalah mesin yang digunakan untuk mengeluarkan/menjual produk secara otomatis tanpa ada operator. Operator tidak perlu menunggu mesin, tetapi hanya bertugas untuk mengisi, memeriksa ketersediaan barang yang dijual dan memeriksa mesin. Program Vending Machine dapat dibuat dengan memodifikasi dari reuse dari program-program yang telah dibuat, terutama dari program ATM. 

Cara kerja program Vending Machine : 
  1. Program meminta user untuk memasukkan ID dan PLN E-Money Mandiri untuk autentifikasi.
  2. Program menampilkan saldo dan user dapat memilih minuman.
  3. Jika saldo tidak mencukupi atau minuman telah habis, program akan memberitahu user dan tidak mengeluarkan minuman.
  4. User dapat mengakhiri pembelian jika telah selesai.

Berikut ini adalah source code untuk Vending Machine :











Tuesday, September 24, 2019

PROJECT MANAGEMENT PLAN

APLIKASI PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI 
E-HEALTH DINAS KESEHATAN KOTA SURABAYA



Nama Kelompok :
  1. Isnaini Nurul KurniaSari 051117400000010
  2. Celia Chintara Yuwine 0511174000058
  3. Aisyah Tria Nur Amini 05111740000092
Manajemen Integrasi Proyek adalah kumpulan aktivitas dan proses yang diperlukan untuk mengidentifisi, mendefinisi, mengombinasi, menyatukan, dan mengoordinasi berbagai proses dan aktivitas manajemen proyek dalam suatu proses yang berkesinambungan di dalam group Proses Manajemen Proyek. Berikut ini adalah Project Management Plan dari Aplikasi Pengelolaan Sistem Informasi E-Health Dinas Kesehatan Kota Surabaya :

Project Charter


Project Charter E-Health

Project Charter atau disebut juga Project Overview Statement (POS) adalah ikhtisar proyek yang berupa dokumen bertanda tangan yang resmi yang digunakan untuk mendefinisikan dan mengesahkan sebuah proyek. Oleh karena itu, project charter ini dibuat tentu saja setelah proposal proyeknya disetujui. Tanpa project charter, tujuan proyek akan menjadi ambigu dan kadang tidak dipahami secara benar oleh para stakeholder.



Dinas Kesehatan Kota Surabaya berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan dengan mengadopsi inovasi di bidang kesehatan dalam bentuk e-Health. Keberhasilan penerapan e-Health sebagai sebuah inovasi sangat ditentukan oleh keberhasilan pengkomunikasian/pendifusiannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Inisiasi inovasi e-Health oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya sebagai obyek dapat ditempatkan sebagai sebuah kasus. Hasil penelitian menemukan bahwa proses pengkomunikasian e-Health dilakukan secara struktural dan kultural. Secara struktural dengan mengoptimalkan semua perangkat SKPD yang relevan hingga kecamatan dan kelurahan. Secara kultural dengan edukasi masyarakat terkait dengan informasi dan penggunaan e-Health. Sedangkan penerapan e-Health selain dengan menyediakan fasilitas e-Health dalam bentuk e-Kios yang ditempatkan di kantor kelurahan, puskesmas dan tempat pelayanan umum, aplikasinya sangat mudah dan informatif dengan menggunakan tiga bahasa yaitu, bahasa Indonesia, Jawa, dan Madura sesuai karakteristik sosiologis masyarakatnya.
Berikut ini adalah Project Charter Sistem Informasi E-Health Dinas Kesehatan Kota Surabaya:



Tuesday, September 17, 2019

Analisis Manajemen Proyek

TREM-BEL



Gambar untuk Term Bel


Gambar untuk Term Bel

  • Deskripsi   :
           Trem-bel adalah sistem peringatan rumah dengan kemampuan multi-peringatan yang terdiri dari tiga unit yaitu Satu tombol bel pintu, Satu receiver bell-box dan gabungan charger, Satu gelang. Unit-unit ini bekerja bersama-sama untuk mengingatkan pemakai gelang untuk kunjungan rumah - gelang berkedip dan bergetar ketika dipicu oleh tombol bel.  Kita  akan dapat 'melatih' trem-bel untuk menanggapi suara peringatan pilihan kita ketika berada di rumah. Dalam penggunaan normal, bell-box yang dioperasikan dengan baterai dapat dengan mudah dipindahkan agar sesuai dengan lokasi Anda di rumah. Trem-bel ditargetkan untuk orang dewasa yang lebih tua yang menderita gangguan pendengaran dan / atau gangguan penglihatan, yang mungkin juga memiliki masalah ketangkasan.Term bell membantu orang mempertahankan kemandirian mereka di rumah, memberikan jaminan tambahan bagi keluarga, teman, dan wali.
  • Time   :
    Project Trem-bel ini mulai dikembangkan pada tahun 2017 dan sampai saat ini masih dalam proses pengembangan.
  • Cost   :
    Project ini memiliki target pendanaan sebesar $372,364 kemudian melakukan crowdfunding di kickstarter.com dan sejauh ini meraih pledge sebesar $273 sehingga masih ada  kemungkinan untuk selalu bertambah.
  • Scope  :
    Trem-bel dapat digunakan untuk seluruh masyarakat umum untuk kebutuhan di rumah. Trem-bel ditargetkan untuk orang dewasa yang lebih tua yang menderita gangguan pendengaran dan / atau gangguan penglihatan, yang mungkin juga memiliki masalah ketangkasan.Term bell membantu orang mempertahankan kemandirian mereka di rumah, memberikan jaminan tambahan bagi keluarga, teman, dan wali.
  • Feature  :
    1)  Pengisian daya tanpa kontak untuk gelang. Cukup letakkan gelang di atas kotak lonceng, klik pada tempatnya dan itu akan mengenali itu perlu diisi ulang. LED akan berubah warna untuk mengonfirmasi ini sedang terjadi.
    2)  Sebuah plug-in yang sangat mudah untuk kotak lonceng untuk diisi ulang - tidak ada soket USB kecil - jika pengguna perlu merasakannya di sekitar perangkat.
    3)  Unit yang solid dan stabil dan pada ukuran yang tidak akan memakan banyak ruang atau    terlihat tidak pada tempatnya.
    4)  Menjaga kesederhanaan gelang dengan fungsi satu tombol yang sederhana.
    5)  LED yang terang dan jernih, bagi mereka yang memiliki penglihatan yang buruk.
    6)  Singkirkan dan keringkan - seperti yang dikatakan paten kami. tahan air yang tinggi dari trem-bel adalah unik di pasar ini.
    7)  
    Tombol gelang merespons kembali ke pintu, untuk mengundang pengunjung menunggu dengan sabar. Penting untuk memungkinkan mereka yang tidak bisa berjalan cepat menuju ke pintu.
    8)  Terdapat kisaran besaran untuk penggunaan indoor dan outdoor.
    9)  Tidak diperlukan koneksi internet.

Video tentang Term Bel



Gambar untuk Term Bel


Gambar untuk Term Bel




FINAL PROJECT MPPL KELAS E

KELAS MPPL-E Isnaini Nurul KurniaSari-05111740000010 Zahrul Zizki Dinanto-05111740000168 APLIKASI MA LAUNDRY Berikut ini adalah...